Macam-Macam Pupuk Organik untuk Pertanian

pupuk organik

Pupuk organik adalah pupuk yang di hasilkan dari sisa makhluk hidup dan juga tumbuhan, seperti kotoran hewan, dan daun atau ranting pohon yang di olah menjadi pupuk. Pupuk organic tersedia setelah zat tersebut mengalami proses pembusukan oleh mikro organisme. Selain pupuk anorganik, pupuk organik juga harus diberikan pada tanaman. Pupuk organik bisa dibedakan menjadi beberapa macam berdasarkan bahan pembentuknya.

Pupuk Kompos

Yaitu pupuk yang di buat dengan cara membusukkan sisa sisa tanaman. Pupuk jenis ini berfungsi sebagai pemberi unsur hara yang tujuan utamanya adalah untuk menyuburkan tanah dan perbaikan struktur tanah. Pupuk kompos bisa berasal dari :

  • Dedaunan
    Dari semua jenis kelas dedaunan yang telah kering dan membusuk, baik secara alami maupun sengaja di buat oleh manusia.
  • Buah-buahan
    Buah-buahan dan juga limbah rumah tangga bisa tergolong pupuk organik. Seperti, kulit buah, sisa nasi, dan lain lain. Biasanya di manfaatkan oleh petani sebagai bahan pembuatan pupuk organik cair.
  • Batang pohon
    Semua jenis batang pohon yang bisa membusuk seperi batang padi, pisang, rerumputan, gergajian kayu dan lain lain.

Pupuk kompos bisa digunakan setelah matang atau kompos yang penguraiannya telah berhenti (sudah 2,5 bulan) butirannya halus, dan berwarna cokelat kehitaman adalah kompos yang siap digunakan.

Pupuk Kandang

Pupuk kandang adalah pupuk yang di hasilkan dari semua kotoran hewan seperti kotoran sapi, kambing, ayam, dan semua jenis unggas. Bahan tersebut diproses dengan sedemikian rupa, sehingga menjadi sebuah pupuk yang langsung bisa di aplikasikan ke tanaman. Kandungan hara yang terdapat dalam pupuk kandang ini adalah 55% N, 25% P205, dan 5% K20, atau tergantung dari jenis hewan dan makanan yang di makan. Semakin lama pupuk kandang mengalami proses pembusukan, makin rendah perimbangan C/N-nya.

Sebelum digunakan, pupuk kandang harus terbebas dari berbagai hama yang mengganggu tanaman, seperti rayap atau lundi. Selain itu pupuk kandang harus sudah matang. Ciri-ciri pupuk kandang yang sudah matang adalah warnanya cokelat kehitaman, kalau dipegang terasa dingin dan tidak lengket.

Pupuk Hijau

Pupuk hijau merupakan sebuah pupuk yang di hasilkan dari pelapukan sebuah tanaman. Kebanyakan bahan dasar dari pupuk hijau ini, berupa tanaman yang masih hijau (belum kering), seperti tanaman kacang-kacangan (leguminosa) dan tanaman air (azola).

Pupuk hijau adalah bagian tumbuhan hijau yang mati dan tertimbun dalam tanah. Pupuk organikjenis ini mempunyai perimbangan C/N rendah, sehingga dapat terurai dan cepat tersedia bagi tanaman. Pupuk hijau sebagai sumber nitrogen cukup baik di daerah tropis, yaitu sebagai pupuk organik sebagi penambah unsur mikro dan perbaikan struktur tanah.
Jenis tanaman di atas banyak mengandung unsur hara’ terutama unsur nitrogen yang tinggi, tanaman ini juga mudah terurai oleh tanah. Pengaplikasian pupuk hijau bisa langsung di benamkan ke tanah atau bisa juga dengan pengomposan.

Pupuk Hayati

Pupuk hayati merupakan pupuk yang terdiri dari organisme hidup yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan menghasilkan nutrisi yang sangat penting bagi tanah. Menurut kementrian pertanian, pupuk hayati bukan termasuk dalam golongan pupuk organik, melainkan sebagai pembenah tanah, tapi kenyataannya, penerapan di lapangan sering di anggap sebagai pupuk organik.

Pupuk hayati bekerja tidak seperti pupuk organik, yang mana untuk pupuk ini, bisa langsung meningkatkan kesuburan tanah dengan menyediakan nutrisi untuk tanaman, sedangkan pupuk organik perlu proses. Nutrisi yang tersedia dalam pupuk hayati, di akibatkan melalui proses gradual, yaitu dengan cara mengambil unsur N dari atmosfer, melarutkan fosfor dan menyintesis zat zat lain yang di butuhkan oleh tanaman.

Proses pembuatan pupuk hayati dengan cara mengisolasi bakteri bakteri tertentu seperti azotobacter choococum yang berfungsi mengikat unsur unsur N, sedangkan bacillus megaterium bakteri yang bisa melarutkan unsur P, kemudian bacillus mucilaginous yang bisa melarutkan unsur K. Mikroorganisme tersebut bisa di dapatkan di daerah tanah tanah pegunungan atau hutan dan sumber sumber yang lain.